Online dan Offline Trading

Antara Online Trading dan Offline Trading, Mana yang Akan Anda Pilih

Untuk mulai berinvestasi saham atau trading saham, kita perlu mengenal dan memahami jenis fasilitas trading itu sendiri. Saat ini ada dua jenis fasilitas trading, online trading dan offline trading. Pada postingan kali ini, saya akan mencoba membahas kedua jenis fasilitas ini.

 

Online Trading

Online trading merupakan aktivitas trading yang kita lakukan melalui layanan online suatu sekuritas (broker). Biasanya kita diberikan semacam software untuk menghubungkan PC kita dengan lantai bursa. Ada juga broker lain yang memberikan fasilitas online trading berbasis web. Ada juga yang menggabungkan keduanya. Bisa lewat web, bisa juga berbasis aplikasi. Intinya, dalam online trading, kita bertindak sebagai broker bagi kita sendiri, dimana kita bisa mengeksekusi jual dan beli saham secara online dan real time. Kita juga bisa menganalisis chart secara online, membaca updated news atau rumor. Singkatnya online trading memberikan kita fasilitas berinteraksi langsung dengan lantai bursa secara real time.

 

Kelebihan Online Trading:

  • Fee lebih murah bila dibandingkan dengan trading secara offline, bisa hemat sampai 0.2%. Memang sedikit sih bedanya, tapi kalo transaksi Anda sudah milyaran, 0.2% itu lumayan lho!.
  • Bisa melihat langsung proses transaksi melalui running trade.
  • Dapat melihat status transaksi kita melalui order status.
  • Kesalahan eksekusi menjadi tanggung jawab kita sendiri potential gain maupun loss bisa kita pantau langsung.
  • Menentukan posisi beli dan jual berdasar keputusan kita sendiri.
  • Mendapat update news and rumour.
  • Memantau pergerakan indeks regional secara live.

 

Kelemahan Online Trading:

  • Membuat tangan ‘gatal’ untuk selalu bertransaksiJ, bahkan ketika arah pasar sedang tidak menentu.
  • Bisa membuat kita terbawa emosi pasar (saking seringnya lihat running trade).
  • Banyak menyita waktu karena bisa saja trading seharian melototin monitor.
  • Kurang cocok bagi trader tipe investor.
  • Biaya internet yang kadang kurang terkontrol.

 

 

Offline Trading

Offline trading merupakan nama lain dari bermain saham via broker secara konvensional. Kita daftar sebagai nasabah di suatu sekuritas, kemudian kita akan dilayani oleh seorang AO (account officer) atau AE (account executive) yang bertugas sebagai eksekutor atau order taker dari transaksi kita. Setiap pembicaraan kita dengan para AO/AE ini direkam sebagai bukti bila di kemudian hari ada kesalahan atau complaint mengenai transaksi. Para AO/AE ini juga yang rajin mengirimi kita berbagai riset mengenai outlook pasar, kinerja indeks, prospek saham maupun sekedar pidato gubernur the Fed atau hasil rapat Gubernur BI. Ada beberapa kelebihan dan kelemahan yang dimiliki offline trading ini, diantaranya:

 

Kelebihan Offline Trading:

  • Tidak banyak menyita waktu.
  • Lebih tenang dalam bertransaksi, sebab sudah ada AO/AE yang bertanggung jawab.
  • Ketika pasar sedang bergejolak, biasanya para AO/AE berusaha membuat kita tetap tenang dengan tidak melakukan panic buying maupun selling.
  • Cenderung cocok untuk tipe investor, dimana kita tidak terlalu sering memantau pergerakan saham.

 

Kelemahan Offline Trading:

  • Fee lebih mahal dibanding online trading (biasanya 0.3 untuk beli, dan 0.4 untuk jual). Total fee jual beli sekitar 0.7%.
  • Tidak bisa memonitor secara live proses transaksi kita.
  • Adanya biaya telepon ke AO/AE.
  • Terkadang ada kesalahan eksekusi dari AO/AE yang berakibat fatal terhadap portofolio kita.
  • Tidak semua AO/AE friendly sama kita.

 

Setelah membaca penjelasan di atas, tentunya Anda sudah bisa menentukan mana yang akan dipilih. Tentunya disesuaikan dengan tipe Anda. Apakah Anda seorang investor yang biasa menunggu return sampai setahun bahkan lima tahun? Atau Anda mungkin termasuk yang suka daily trading sehingga real time data merupakan acuan Anda?. Atau anda bertipe investor sekaligus juga trader? Semuanya kembali kepada Anda. Mudah-mudahan tulisan ini bisa membantu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.