Hukum Investasi Saham dalam Islam

Hukum Investasi Saham dalam Islam

Islam merupakan suatu agama yang kompleks serta memiliki banyak syariat demi menuntun manusia. Tidak terkecuali dalam bidang muamalat. Hukum investasi saham dalam islam juga diatur dan sudah ada syariatnya. Namun lebih baik jika lebih memperdalam ilmunya agar sampai pada yang dimaksud.

 

Pengertian Hukum Ekonomi Dalam Islam

Ekonomi merupakan bidang yang tidak akan pernah bisa lepas pada diri seseorang. Sudah menjadi kebutuhan sehari-hari untuk memenuhinya. Praktek jual beli menjadi pilar utama dalam siklusnya namun tetap saja apabila beragama islam terdapat aturan tersendiri yang merujuk pada kebaikan.

Hukum Ekonomi Islam artinya segala sesuatu yang berlandaskan AL QURAN dan AS SUNNAH yang mengatur tentang etika, prosedur, praktek serta untung atau rugi yang ditetapkan oleh pendapat beberapa ulama apakah itu halal atau haram.

Investasi sebagai praktek dalam ekonomi modern pun tidak luput dari aturan syariat islam apakah termasuk benar atau salah. Pada dasarnya investasi adalah menanamkan modal tertentu kepada suatu pihak. Namun bagaimana hukum investasi saham dalam islam maka para ulama memiliki pendapat.

 

Pendapat Para Ulama Tentang Hukum Investasi Saham Dalam Islam

AL QURAN dan AS SUNNAH merupakan hukum utama dalam agama islam lalu dilanjutkan dengan ijma yang menjadi tukar pikiran para ulama dengan tujuan menemukan titik terang dalam menyelesaikan suatu perkara. Biasanya tidak secara spesifik disebutkan dalam kitab maka boleh untuk mencari jawaban.

 

  1. Diperbolehkan Tapi Dengan Syarat

Pendapat ulama pertama adalah diperbolehkan karena terdapat ayat menyatakan tentang panduan untuk berinvestasi seperti dalam kandungan surah Al Baqarah 261. Mengandung arti bahwa saat memberikan sejumkah harta di jalan Allah maka akan dilipat gandakan sebanyak tujuh kali.

Hampir sama seperti infaq maka atas dasar ini investasi dipandang dapat dilaksanakan tetapi harus saling menguntungkan. Tidak ada pihak dirugikan maka dapat berjalan sesuai dengan syariat serta ketentuan.

 

  1. Haram Tidak Diperbolehkan

Menurut sebagian besar ulama investasi dalam bentuk apapun termasuk haram dan tidak sesuai dengan prinsip islam. Alasanya karena dalam prakteknya masih terdapat kekeliruan yang menggabungkan ekonomi konvensional dengan syariah. Namun tidak mengamalkan nilai-nilainya

Padahal nilai dalam islam bersifat mutlak serta harus dijalankan oleh seluruh umat muslim pada umumnya. Kebanyakan ulama menganggap dalam investasi pihak satunya bisa saja dirugikan atau malah berujung pada bunga yang mana hakekatnya islam melarang segala sesuatu tentang bunga.

 

Sekian informasi hukum investasi dalam islam. Sebenarnya belum ada kepastian apakah tindakan tersebut termasuk haram atau halal. Semua kembali pada diri masing-masing dan sesuai dengan apa yang diyakininya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.